Warga Lebak Selatan Keluhkan Harga Daging Kerbau Terlalu Mahal

0
Screenshot_2026-03-19-14-09-52-85_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7
Bagikan ke :

NEWSBIN86.COM LEBAK – Jelang Lebaran/idul Fitri 2026/1447 Hijriah, puluhan pengusaha daging kerbau di wilayah Lebak Bagian selatan ( Baksel ) di duga melanggar Harga Satuan Penjualan ( HAP ).Newsbin, Pada Rabu, 18/02/26.

Ini di ketahui, saat tim awak media ini melakukan pengecekan kepada sejumlah penjual daging kerbau dadakan yang biasa mangkal di setiap tempat, di kecamatan Panggarangan dan kecamatan Bayah, mereka menjual daging sapi dan kerbau di kisaran harga Rp 190.000 – Rp 200.000, tapi rata – ratanya mereka menjual daging kerbau Rp 200.000, dan itu sudah melanggar aturan HAP.

Seperti di katakan Kepala Pasar Disperindag Kabupaten Lebak saat di hubungi Tim wartawan ini via pesan WhatsApp, Yani mengatakan, waduh luar biasa tingginya itu harga daging kerbau di wilayah Baksel, padahal HAP nya hanya sekitar Rp 140.000 per kilogram, ujarnya.

menurutnya, memang rata – rata kenaikan harga itu di picu saat ini yaitu, karena berkurangnya pasokan dari daerah penghasil, sementara permintaan pasar tinggi, di tambah lagi juga ditingkat konsumen, tingginya permintaan menjelang ramadhan) idul fitri tahun ini, papar Yani.

Lanjut Yani, terima kasih infonya, dan Kami akan komunikasi dengan tim satgas harga, kualitas dan mutu bahan pangan, ujarnya.

Masih kata Yani, Kami dari Disperindag ada kewajiban untuk memberikan surat peringatan tertulis kepada pedagang daging kerbau yang menaikan harga jauh di atas Harga Acuan Penjualan ( HAP ). Allhamdulillah, kalau di pasar Rangkasbitung ada kenaikan sedikit, hanya Rp 150.000 per kilogramnya, dan untuk harga di Baksel, tolong di pantau terus dan terima kasih atas informasi, baik lanjut Kang atas supportnya, pungkasnya.

Atas Mahal nya harga daging kerbau dan sapi di wilayah Baksel jelang ldul Fitri/ Lebaran 1447 Hijriah/2026 ini, sangat di keluhkan oleh sejumlah masyarakat berpenghasilan rendah, salah satunya EK, Dirinya sangat menyayangkan dengan para penjual daging sapi dan kerbau, untuk daging sapi Rp 190.000 dan untuk daging kerbau Rp 200.000, harga ini sangat mencekik Kami sebagai masyarakat kecil, ungkapnya.

Kami berharap kepada Disperindag kabupaten Lebak, agar turun ke wilayah Panggarangan dan Bayah juga sekitarnya, untuk melakukan penindakan kepada para pedagang daging sapi juga kerbau yang jauh melebihi dari HAP, tandasnya.

Sementara hasil observasi tim awak media ini, telah mencatat puluhan pengusaha daging kerbau dadakan jelang lebaran tahun 2026/ ldul Fitri 1447 Hijriah, di wilayah Baksel, yang rata – rata menjual harga daging kerbau jauh di atas ketentuan HAP, dan akan melaporkannya ke tim satgas harga, kualitas dan mutu bahan pangan Disperindag kabupaten Lebak.

Timred

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *