Topik Sanjaya Soroti MBG, KDMP, Dan Sekolah Rakyat, “Program Strategis Pemerintah Harus Dievaluasi, Korupsi Masih Jadi Ancaman Utama”

0
WhatsApp Image 2026-06-23 at 13.19.51
Bagikan ke :

NEWSBIN86.COM Bandar Lampung – Ketua Umum PC PMII Bandar Lampung, Topik Sanjaya, menyoroti pelaksanaan sejumlah program strategis pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat, yang dinilainya perlu dievaluasi secara menyeluruh agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Topik. Newsbin, pada Selasa, 23/06/2026.

Menurutnya, berbagai Program yang digagas Pemerintah memiliki Tujuan Mulia dalam meningkatkan Kesejahteraan Rakyat, dan Kualitas Sumber Daya Manusia.

Namun, keberhasilan Program tidak cukup diukur dari Besarnya Anggaran atau Jumlah Penerima Manfaat, melainkan dari Kualitas Pelaksanaan, Efektivitas Pengawasan serta dampak yang benar – benar dirasakan masyarakat, “Program – program tersebut pada Prinsipnya Sangat Baik,”.

“Namun Pemerintah harus membuka ruang Evaluasi yang Objektif, dan Transparan. Jangan sampai Program Besar justru menyisakan Persoalan Distribusi, Efektivitas Penggunaan Anggaran, hingga Membuka Celah Terjadinya Penyimpangan,” Ucap Topik Sanjaya.

Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus mendapat Pengawasan yang Ketat, mulai dari Kualitas Makanan, Ketepatan Sasaran Penerima Manfaat, hingga Tata Kelola Anggaran yang harus memenuhi Prinsip Efisiensi, Transparansi, dan Akuntabilitas.

Sementara terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Topik meminta Pemerintah memastikan Koperasi yang dibentuk benar – benar menjadi Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, bukan sekadar Proyek Administratif yang berpotensi menimbulkan Persoalan Baru di tingkat Desa maupun Kelurahan.

Di Bidang Pendidikan, Ketua PC PMII Bandar Lampung tersebut mengapresiasi langkah Pemerintah dalam memperluas Akses Pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui Program Sekolah Rakyat.

Meski demikian, ia mengingatkan Agar Kualitas Pendidikan, Kompetensi Tenaga Pendidik, Ketersediaan Fasilitas serta Keberlanjutan Pembiayaan menjadi Perhatian Serius.

“Jangan sampai Sekolah Rakyat (SR) hanya menjadi Program yang bersifat Seremonial atau Pencitraan Jangka Pendek. Yang terpenting adalah bagaimana Kualitas Pendidikan, dan Keberlanjutan Program tersebut dapat menjawab Kebutuhan masyarakat,” Tegasnya.

Lebih jauh, Topik menilai bahwa Persoalan terbesar yang hingga kini masih menjadi Penghambat Pembangunan Nasional adalah Praktik Korupsi yang terus terjadi di berbagai Sektor, “Korupsi merupakan musuh bersama Bangsa. Sebesar apa pun Anggaran Negara disiapkan untuk Rakyat, apabila masih Terjadi Kebocoran Akibat Korupsi, maka cita – cita menghadirkan Kesejahteraan, dan Keadilan Sosial akan sulit terwujud,” Katanya.

Karena itu, PC PMII Bandar Lampung Mendorong Pemerintah untuk Memperkuat Sistem Pengawasan, Meningkatkan Transparansi Pengelolaan Anggaran, Memberikan Sanksi Tegas kepada siapa pun yang Terbukti melakukan Tindak Pidana Korupsi tanpa Pandang Bulu.

Sebagai Organisasi Mahasiswa, dan Bagian dari Elemen Masyarakat Sipil, PC PMII Bandar Lampung Menegaskan Komitmennya untuk terus Menjalankan Fungsi Kontrol Sosial secara Konstruktif melalui Kajian, Advokasi, Penyampaian Gagasan yang Berorientasi pada Kepentingan Rakyat, dan Kemajuan Bangsa.

“Pembangunan yang berhasil bukan hanya Tentang Besarnya Program, dan Anggaran, tetapi bagaimana Negara Mampu Memastikan setiap Rupiah yang dikeluarkan benar – benar kembali untuk Kesejahteraan Rakyat,” Tutup Topik Sanjaya.

Julio.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *