Kenapa IKAN Lamban Diimplementasikan Di Sukabumi, Ketua POPDIKSI Sampaikan, “Narkoba Tidak Menunggu Birokrasi”
NEWSBIN86.COM Sukabumi — Program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) yang telah diluncurkan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kementerian Pendidikan Dasar, dan Menengah (Kemendikdasmen) dinilai lamban diimplementasikan di Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi. Newsbin, pada Kamis, 27/08/2026.
Ujang Suherman, S.Pd., Ketua Perkumpulan Persatuan Orang Tua Peserta Didik Seluruh Sukabumi (POPDIKSI) menyampaikan, hal tersebut dalam Wawancara di Sekretariat POPDIKSI, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi (27/08).
Ujang menilai kondisi tersebut memprihatinkan karena ancaman Narkoba sudah menyentuh lingkungan Pelajar, bahkan pernah melibatkan Oknum Tenaga Pendidik.
“IKAN jangan berhenti pada Launching. Narkoba bergerak cepat, sementara Implementasinya jangan sampai Lambat. Pemerintah harus segera menerapkannya secara Nyata di Sekolah,” Tegas Ujang.
Kasus sejumlah Pelajar di Sukabumi yang Terindikasi menggunakan Narkoba maupun Obat – obatan Terlarang dalam rangkaian Kericuhan Aksi Unjuk Rasa pada 2025 menjadi salah satu Alarm Serius/Perhatian Urgent. Sebelumnya, seorang Guru Olahraga yang juga ASN di Kota Sukabumi pernah ditangkap dalam Kasus Peredaran Sabu.
Menurut Ujang, kondisi tersebut menunjukkan, bahwa Pencegahan Narkoba harus menjadi bagian dari Sistem Pendidikan, bukan sekadar Kegiatan Penyuluhan atau Seremonial saja.
POPDIKSI Dorong Buku Panduan Resmi..!!!
POPDIKSI juga meminta Pemerintah Menyediakan Buku Panduan Pendidikan Antinarkoba yang telah melalui Proses Penilaian Kementerian melalui PUSBUKKUR, sebagai bahan Pendamping Guru, dan Orang Tua.
“Guru, dan Orang Tua membutuhkan Panduan yang jelas serta terstandar. Jangan sekolah dibiarkan mencari bahan sendiri yang belum tentu sesuai. Kalau IKAN serius dijalankan, Perangkat Pendukungnya juga harus disiapkan,” Kata Ujang.
Menurutnya, buku tersebut harus menjadi Referensi untuk memperkuat Pemahaman Siswa, Guru, dan Orang Tua mengenai Bahaya Narkoba, Pencegahan, Pengenalan risiko serta Langkah Penanganan Awal.
Ujang meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi segera Menerjemahkan IKAN ke dalam Program Sekolah yang terukur, melibatkan Guru, Siswa serta Orang Tua, “Jangan tunggu Pelajar semakin banyak menjadi Korban, Baru Bergerak. Narkoba tidak menunggu Birokrasi. Pemerintah juga jangan Menunggu,” Pungkasnya.
Red Newsbin.
