Pengelola SPBU Nyunyai Bantah Tuduhan Pengalihan Solar Subsidi, Dan Siap Buka CCTV Serta Dokumen

0
WhatsApp Image 2026-09-22 at 16.34.54
Bagikan ke :

NEWSBIN86.COM Bandar Lampung — Pengelola SPBU 24.351.93 Nyunyai, Kecamatan Rajabasa, Lampung, membantah Tudingan Adanya Pengalihan atau Penjualan Ilegal Solar Bersubsidi yang beredar di Media Sosial TikTok. Newsbin, pada Selasa, 22/09/2026.

Pengelola menegaskan, Antrean Panjang yang terjadi di SPBU tersebut Bukan Tanda Bukti Adanya Penyelewengan. Menurutnya, Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah SPBU lain di Lampung, Akibat tingginya Permintaan, dan Keterbatasan Pasokan. “Tidak ada Pengaturan Khusus maupun Kendaraan Tertentu yang diprioritaskan, Pelayanan dilakukan sesuai Antrean, dan Ketentuan yang berlaku,” Ujar Pengelola.

Pengelola juga menyatakan, seluruh Solar Subsidi yang diterima disalurkan kepada Konsumen, dan Membantah Adanya Penimbunan maupun Penjualan kembali kepada Pihak Tertentu.

Tidak berhenti pada Bantahan, Pengelola bahkan Menyatakan Siap Membuka Catatan Transaksi, Laporan Stok, Data Pengisian hingga Rekaman CCTV untuk Diperiksa Aparat Penegak Hukum (APH), “Kami tidak lari dari Pemeriksaan. Justru kami meminta Pihak Berwenang Melakukan Pemeriksaan agar Persoalan ini Terang, dan masyarakat mengetahui Fakta Sebenarnya,” Tegasnya.

Pengelola meminta Dittipiter Polda Lampung, Instansi terkait melakukan Pemeriksaan secara menyeluruh, termasuk Mencocokkan Stok Fisik dengan Administrasi, dan Memeriksa Rekaman CCTV serta Keterangan Petugas maupun Konsumen.

Sementara itu, Pembuat, dan Penyebar Informasi yang Dinilai Tidak Sesuai Fakta, diminta memberikan Klarifikasi, dan Memperhatikan Aspek Hukum sebelum menyampaikan Tuduhan kepada Publik.

Pengelola menegaskan, Persoalan Antrean Solar Subsidi seharusnya diselesaikan berdasarkan Data, dan Hasil Pemeriksaan Resmi, bukan semata – mata berdasarkan Dugaan yang beredar di Media Sosial.

Kini Publik menunggu: Apakah Tudingan tersebut dapat dibuktikan dengan Data, atau justru hasil Pemeriksaan Resmi Nantinya Menunjukkan Fakta berbeda.

Teamred.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *