Merawat Warisan Budaya, Silat Sunda Institute DPW Banten Sukses Gelar Pasanggiri Pencak Silat 2026
NEWSBIN86. COM BANTEN – Festival Pasanggiri Pencak Silat yang diselenggarakan oleh Silat Sunda Institute berlangsung dengan lancar pada 29–30 Agustus 2026 diHaurgajrug, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak Banten. Newsbin, pada selasa, 1 September 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu wadah untuk memperkenalkan, melestarikan, serta mengembangkan seni dan budaya pencak silat, khususnya tradisi silat Sunda.
Festival tersebut turut mendapat dukungan dan perhatian dari para tokoh serta penggiat pencak silat. H. Roedy Wiranatakusumah, S.H., M.H., M.B.A., selaku pendiri Silat Sunda Institute,
hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan dukungan terhadap terselenggaranya festival sebagai bagian dari upaya Mejaga marwah pengakuan UNESCO : The Tradition of Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda ( WBTB) dunia milik Indonesia melalui kegiatan pemberdayaan dan peningkatan mutu pelestari pencak silat di tingkat generasi muda dan tokoh masyarakat.
Dalam pelaksanaan pertandingan dan penilaian, kegiatan ini melibatkan jajaran dewan juri yang sudah berkiprah diinternasional dan memiliki pengalaman dibidang pencak silat, yaitu Dewan Juri Abah Yudistira, serta juri lainnya abah h surya galung, kang ade mulyana, kang jajang nurdin, kang ikhsan mukhlis, ibu karlina nur azizah, kang ismar supriyadi.
turut hadir juga Abah Cepi kusumah selaku Ketua Silat Sunda Institute DPW Garut. Menurut abah cepi kusumah, Lebak banten merupakan wilayah yang memiliki sejarah peradaban yg panjang serta luhur cikal bakal kerajaan di Nusantara Abad 1 Masehi sampai 4 Masehi Salaka negara berdiri Kokoh menjadi Pancuh Nagara
Hana nguni hana mangke tan hana nguni tan hana mangke aya baheula aya ayeuna eweh baheula eweuh ayeuna
SSI berdiri di banten Kami lain semah Kami Anak anu Balik deui Ka Imah guna ngarumat Budaya Lemah,Gerak SSI tidak lepas dari eksistensi Leluhur Banten maka Keluarga Besar SSI yaitu tokoh-Tokoh Lebak Banten dan Banten Raya sepakat rek nanjeurkeun janji JAGA DIRI, BELA NAGRI,NYAAH LEUMAH CAI,BANTEN NGA BUDAYA, BANTEN NGABUANA
Kehadiran para juri dan dewan juri tersebut diharapkan dapat memastikan proses penilaian berlangsung secara objektif, profesional, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas serta etika dalam pencak silat.
Menurut Dewan juri abah Yudisita Festival pasanggiri pencak silat SSI adalah merajut kembali dangiang yang terbentang, tempat dimana warisan leluhur bertemu dengan denyut kekinian dan setiap tabuhan kendang penca yang melantun selaras Wiraga Wirahma Wirasa adalah saksi hidup bahwa identitas lebak banten tetap kokoh dan abadi.
Festival Pasanggiri ini diikuti oleh para peserta dari berbagai kelompok yang berada di 7 kecamatan kab.Lebak Provinsi Banten. Selain menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi antar padepokan, kegiatan juga menjadi ruang bagi para pesilat untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, kedisiplinan, serta kecintaan mereka terhadap seni bela diri tradisional Indonesia.
Selama dua hari pelaksanaan 29-30 Agustus 2026, seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. Antusiasme peserta, pelatih, orang tua, serta masyarakat turut memberikan semangat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui Festival Pasanggiri Pencak Silat ini, Silat Sunda Institute berharap dapat terus berkontribusi dalam pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat upaya pelestarian pencak silat sebagai bagian penting dari budaya bangsa.
Kegiatan ditutup dengan suasana penuh kebersamaan dan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dewan juri, juri, pelatih, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Pasanggiri Pencak Silat Silat Sunda Institute 2026.
Red:Shandy Pale.
