Ketua MOI Lebak Kecam Keras: Dugaan Pembungkaman Berita Oleh Kepsek SDN 2 Malangsari Cabul Kebebasan PERS

0
Screenshot_20260701_181527
Bagikan ke :

NEWSBIN86. COM Lebak – Ketua Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Lebak mengecam keras dugaan atas sikap dan tindakan Kepala Sekolah SDN 2 Malangsari yang berusaha menekan serta membungkam awak media agar berita pungutan liar dihapus atau dihentikan penyebarannya. Newsbin, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Deni Rukmansyah Ketua MOI Lebak, tindakan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap kebebasan pers serta upaya menutupi penyimpangan yang sudah terbukti melanggar aturan pendidikan.

“Kami mengecam keras sikap arogan dan upaya membungkam wartawan oleh Kepala Sekolah SDN 2 Malangsari. Mengungkap fakta pelanggaran adalah tugas dan hak konstitusional pers, bukan hal yang boleh ditekan‑tekan,” tegas Ketua MOI Lebak.

Sebelumnya diketahui sekolah memungut uang Rp 66.000 hingga Rp 70.000 per siswa dari 104 peserta didik untuk kegiatan kelulusan dan perpisahan, meski dilarang tegas dalam Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012. Baru setelah terungkap ke publik, uang dikembalikan kepada wali murid, tapi dugaan pelanggaran tersebut telah terjadi.

Alih‑alih meminta maaf dan memperbaiki diri, oknum kepala sekolah justru bersikap kasar, berbicara bernada tinggi, dan mendesak berita segera dihapus. Hal ini dinilai makin memperberat posisinya.

Ketua MOI juga mengingatkan, kebebasan pers dilindungi Undang‑Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta upaya pembungkaman dapat masuk ranah tindak pidana maupun pelanggaran kedinasan, dan Dinas Pendidikan dan pihak berwenang wajib menyelidiki sekaligus menjatuhkan sanksi tegas.

MOI Lebak mendesak, agar segera lakukan penyelidikan mendalam terhadap praktik pungutan liar, serta tindakan tegas atas sikap penekanan terhadap wartawan, dan jaminan keamanan dan kebebasan kerja bagi awak media yang melaporkan fakta

“Pers tidak bisa dibungkam. Jika ada pelanggaran, seharusnya diperbaiki, bukan ditutup‑tutupi dengan cara meminta menghapus berita,” tambahnya.

Organisasi ini juga siap mendampingi awak media jika tekanan atau gangguan berlanjut.

Red: Shandy pale

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *