Sebanyak 8 Mahasiswa UPR Diterjunkan untuk Perkuat Literasi Dan Numerasi Di Sekolah Binaan YBHP

0
Screenshot_20260909_164456
Bagikan ke :

NEWSBIN86.COM Palangka Raya -Dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di wilayah binaan terus diperkuat melalui kolaborasi antara Universitas Palangka Raya (UPR) dan Yayasan Bina Harati Pama
(YBHP) melalui Program Magang Guru Muda Angkatan VI Batch II. Newsbin, pada elasa, 8 September 2026.

Sebanyak delapan mahasiswa terpilih dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Bahasa Inggris resmi diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan magang selama empat bulan disekolah-sekolah binaan YBHP.

Program ini mendapatkan dukungan penuh dari PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dan PT Tuah Turangga Agung (TTA) sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah operasional dan sekitar perusahaan.

Kegiatan penerjunan dan pembukaan Program Magang Guru Muda Angkatan VI Batch II dilaksanakan pada 8 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dr. Ely Karliani, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Universitas Palangka Raya, perwakilan YBHP Fariz, Kepala Seksi
Pendidikan dan Sarana Prasarana, serta Malik, CSR Officer ABB.

Dalam pelaksanaannya, delapan Guru Muda Batch II akan ditempatkan di sekolah binaan YBHP yang tersebar di wilayah Buhut, Barunang, Batapah, Paring Lahung, dan Lemo. Penugasan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendampingan pembelajaran yang lebih intensif sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh
selama perkuliahan secara langsung di lingkungan sekolah.

Program Magang Guru Muda tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan tenaga pendamping
di sekolah, tetapi juga diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap percepatan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Para Guru Muda akan berkolaborasi dengan guru dan sekolah dalam mendukung proses pembelajaran, mengembangkan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan siswa, serta mendorong terciptanya pengalaman belajar yang lebih aktif dan kontekstual.

Selain delapan Guru Muda yang baru diterjunkan, program ini juga diperkuat oleh tujuh Guru Muda lainnya yang telah lebih dahulu melaksanakan penugasan di lapangan. Dengan demikian, jumlah mahasiswa Program Guru Muda Angkatan VI total 15 mahasiswa, serta diharapkan dapat semakin memperluas dampak pendampingan pendidikan di sekolah binaan YBHP.

Kehadiran Guru Muda juga diharapkan dapat menjadi sarana transfer pengetahuan dan praktik
pembelajaran baru bagi guru di sekolah binaan. Interaksi antara mahasiswa calon pendidik dengan guru yang telah berpengalaman di lapangan diharapkan menciptakan proses belajar dua arah, sehingga
muncul berbagai inovasi pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan
masing-masing sekolah.

Kolaborasi UPR dan YBHP melalui Program Magang Guru Muda diharapkan dapat terus berkembang
menjadi model sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan sekolah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Melalui keterlibatan berbagai pihak, program ini diharapkan tidak hanya memberikan
manfaat selama masa penugasan, tetapi juga meninggalkan praktik baik yang dapat terus dikembangkan oleh sekolah.


(Herman/Timred)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *