Pasar Subuh Buntok Geger Dengan Penemuan Mayat Perempuan Tua Berusia 62
NEWSBIN86.COM BUNTOK – Perempuan Tua di ketahui bernama Berinisial AH (62) yang Ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di dalam Toilet Pasar Subuh, tepatnya di Jalan Patianom, Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, Barito Selatan. Newsbin, pada Rabu, 28/10/2026.
Korban tersebut Ditemukan di lantai Toilet dalam Posisi Tengkurap yang di ketahui sekitar pukul 06.30 WIB. Hasil dari Pemeriksaan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Polisi tidak Menemukan Tanda-tanda Kekerasan maupun Indikasi Bunuh Diri.
Kasat Reskrim Polres Barsel AKP Rahmad Tuah, S.H., M.M. membeberkan, bahwa Penemuan tersebut bermula ketika Penjaga Toilet, Suriadi (74), Mencurigai Salah satu Pintu Toilet yang Terkunci sejak Pagi.
Kemudian sekitar pukul 05.30 WIB, Suriadi berupaya Memastikan Keberadaan Orang di dalam Toilet dengan Mengetuk Pintu. Akan tetapi, tidak ada Jawaban dari dalam. Setelah berulang kali terus mencoba untuk Memastikan Kondisi di dalam Toilet, Ia akhirnya Membuka Pintu secara paksa sekitar pukul 06.30 WIB.
Saat Pintu Terbuka, Ia menemukan Korban seorang Perempuan Tua dalam Posisi Tengkurap di Lantai, dan Sudah tidak Bernyawa atau Meninggal Dunia.
Dari Kejadian tersebut, dirinya kemudian Memberitahukan kepada Pengunjung Pasar di Sekitar. Tidak hanya itu, informasi itu selanjutnya Disampaikan kepada Petugas Kepolisian yang kebetulan sedang melaksanakan Pengaturan Lalulintas di sekitar Pasar Subuh untuk Penanganan Lebihlanjut.
Petugas kemudian Melakukan Evakuasi Terhadap Korban, Meminta Keterangan Saksi-saksi serta Membawa Jenazah ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk Menjalani Pemeriksaan Medis.
“Berdasarkan hasil Visum Sementara dari Dokter RSUD Jaraga Sasameh Buntok, Perempuan Tua Meninggal akibat serangan jantung, lalu Korban juga Diketahui Memiliki Riwayat Penyakit Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi,” Ungkap Rahmad Tuah.
Ia menyampaikan Pihak Keluarga yang Diwakili Anak Kandung Korban, Sri Astuti (34), Menyatakan tidak Bersedia Dilakukan Autopsi Terhadap Jenazah. Keluarga juga Menyatakan Menerima Peristiwa tersebut sebagai Musibah, dan Membuat Surat Pernyataan Tidak Menuntut secara Hukum Terkait Kejadian itu.
Setelah Proses Pemeriksaan Medis Selesai, Jenazah akhirnya diserahkan kepada Pihak Keluarga untuk Dibawa ke Desa Muara Talang, Kecamatan Dusun Selatan, dan agar bisa dimakamkan.
Pihak Kepolisian telah melakukan beberapa Langkah Penanganan, seperti Evakuasi Korban, Pemeriksaan Medis, Pendataan Saksi serta Penyerahan Jenazah kepada Keluarga.
“Hingga Penanganan awal selesai, Dugaan Penyebab Kematian Mengacu pada hasil Pemeriksaan Medis sementara yang Menyebutkan Kemungkinan mengalami Serangan Jantung,” Tutupnya.
Herman.
