Kantor Kemenag Kotabaru Gandeng LDII, MUI, Dan NU Gelar Rukyatul Hilal 1 Syawal 1447 H

0
WhatsApp Image 2026-03-20 at 17.15.35
Bagikan ke :

NEWSBIN86.COM ​Kotabaru – Langkah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotabaru yang menggandeng berbagai ormas Islam seperti Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Majelis Ulama Indonesia (MUI) , dan Nahdlatul Ulama (NU) untuk melakukan pemantauan (rukyat) hilal penentuan 1 Syawal 1447 merupakan sebuah inisiatif yang sangat positif. Newsbin, pada Jum’at 20/03/2026.

Kolaborasi yang bukan sekadar rutinitas menjelang Ramadan atau Idulfitri, melainkan simbol sinergi dalam menjaga ukhuwah Islamiyah dilaksanakan pada Kamis (19/03) sore di kawasan Majelis Puncak Ar-Rofiqul A’laa, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.
Ucapan terimakasih disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, Dr. H. Akhmad Kamal, SH.I, M.Ag, semua pihak termasuk LDII atas kerjasama yang tah dilakukan bersama untuk kepentingan umat.

Akhmad Kamal menyampaikan hasil terahir pada sekitar pukul 18.25 WITA dalam pantauan digital di Kabupaten Kotabaru posisi bulan masih di 2° dan elongasi pada kisaran 5,2.

Selanjutnya kita tinggal menunggu sidang isbat pemerintah dengan ormas Islam di seluruh Indonesia yang akan diumumkan secara langsung oleh Mentri Agama Republik Indonesia di Jakarta.

Ketua Tim Rukyatul Hilal LDII, Abdulloh Sifaturrohman, menambah ​bahwa sinergi yang dilakukan merupakan bentuk komitmen dalam mendukung otoritas pemerintah, khususnya Kementerian Agama, dalam memberikan kepastian ibadah bagi umat Muslim di Bumi Saijaan khususnya dan umumnya di seluruh Indonesia. Selain LDII, dalam pelaksanaannya, Kemenag juga menggandeng MUI, PCNU dan Pengadilan Agama.

“Kami berupaya memberikan kontribusi data yang akurat dari lapangan. Hasil dari pemantauan di Ajelia Puncak ini nantinya akan dilaporkan secara resmi sebagai bahan pertimbangan dalam sidang Isbat di tingkat pusat,” ujar Abdulloh di sela kegiatan.

“Dikarenakan cuaca mendung disertai hujan gerimis, sehingga dalam pantauan ini kami menyatakan hilal belum terlihat. Ini juga yang akan kami laporkan ke tim LDII pusat untuk diteruskan ke Kementrian Agama,” lanjut Abdulloh menegaskan.

Di akhir ungkapnya, Abdulloh, mengatakan terkait dengan pelaksanaan Hari Raya Idulfitri, LDII tetap akan mengikuti keputusan mentri agama melalui sidang isbat.

Rzq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *