Di Simpenan, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Angkat Bicara Terkait Dugaan Adanya Keracunan Program Dapur MBG

0
WhatsApp Image 2026-01-31 at 17.09.57
Bagikan ke :

NEWSBIN86.COM Sukabumi – Adanya Dugaan keracunan Massal yang Diduga berasal dari Program Dapur MBG di Wilayah Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, yang sampai saat ini terus menjadi Perhatian Publik. Peristiwa tersebut di anggap telah mencoreng Tujuan Program Pemenuhan Gizi bagi Generasi Bangsa. Newsbin, pada Kamis, 29/01/2026.

Berdasarkan Data Informasi sementara, tercatat sebanyak empat orang yang mendapatkan Penanganan Medis, Korban terdiri dari dua orang Guru, dan dua orang Siswa/Siswi, yang mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan MBG.

Dalam hal tersebut Hamza Gurnita, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, meminta agar Legalitas SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dibuka secara Transparan, dan dilakukan Evaluasi menyeluruh, “Dari kejadian ini, saya minta Legalitas SPPG harus dibongkar, termasuk Ijin Operasional, dan Standar Keamanan Pangan. Karena pada Prinsipnya, Keselamatan masyarakat adalah OHamza Gurnita, Prioritas Utama,” Jelas Hamza.

Di tempat terpisah, Anwar Sapei, Kepala SPPG Desa Loji, menyatakan akan segera mengambil langkah lanjutan guna memastikan Penyebab Dugaan Keracunan tersebut, “Kami akan menyerahkan sampel makanan MBG ke Puskesmas untuk selanjutnya di Periksa di Laboratorium, agar diketahui secara pasti Penyebab pastinya,” Ujar Anwar Sapei.

Ia juga menambahkan, Pihak SPPG akan bersikap Kooperatif, dan mendukung Penuh Proses Pemeriksaan yang dilakukan oleh Tenaga Kesehatan. Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi juga akan mendorong Dinas terkait untuk melakukan Pengawasan Ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Sampai Publikasi Nasional ini di tayangkan, Proses Penanganan Medis, dan Pemeriksaan Sempel Makanan masih berlangsung.

Teamred.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *