Pemkab Barito Selatan Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Hingga Ketahanan Pangan

0
Screenshot_2026-05-19-12-15-19-31_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7
Bagikan ke :

NEWSBIN86.COM, Buntok – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.Tidak hanya fokus pada penguatan ekonomi dan ketahanan pangan, juga menaruh perhatian serius terhadap perlindungan perempuan dan anak sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Komitmen tersebut diaplikasikan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan lintas sektor bersama berbagai pihak termasuk dengan perum Bulog. Di aula Kantor Bupati setempat. Newsbin, pada Selasa, 19/05/ 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri mengatakan langkah bersama ini dinilai menjadi strategi penting untuk menghadapi tantangan sosial dan ekonomi yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Menurut Bupati penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan langkah strategis sekaligus bentuk komitmen bersama dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Kemudian, perlindungan anak berhadapan dengan hukum, pencegahan perkawinan usia anak, hingga pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).

‎‎“Penandatanganan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan bersama dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak sebagai kelompok yang harus mendapatkan perhatian, perlindungan, dan pemenuhan hak secara optimal,” kata Eddy Raya Samsuri.

‎Ia menyampaikan selain fokus pada perlindungan sosial, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha pangan.

‎Ia berharap melalui kolaborasi dengan Perum Bulog dan lintas sektor, pemerintah daerah berharap dapat menghadirkan sejumlah manfaat nyata bagi masyarakat, di antaranya menjamin ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan pokok
Mendukung penyerapan hasil pertanian lokal, menjaga stabilitas harga pangan di daerah, memperkuat cadangan pangan pemerintah daerah, serta mendukung pengendalian inflasi.

‎Ia juga menyoroti masih tingginya tantangan sosial yang dihadapi daerah, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang, perkawinan usia anak, serta anak yang berhadapan dengan hukum.
‎Menurutnya, persoalan tersebut memerlukan penanganan serius, terpadu, dan berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, lembaga layanan, organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh elemen masyarakat.

‎“Kita mengharapkan akan terbangun penguatan koordinasi dan kerja sama dalam pencegahan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan dan penanganan TPPO, perlindungan anak yang berhadapan dengan hukum, serta pencegahan perkawinan usia anak melalui edukasi dan penguatan peran keluarga,” tandas dia.

‎Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan layanan pengaduan, rehabilitasi, serta pendampingan bagi korban kekerasan.
‎Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Selatan akan terus menghadirkan kebijakan dan program yang berpihak pada perlindungan perempuan dan anak.

‎“Keberhasilan pembangunan daerah juga ditentukan oleh sejauh mana kita mampu melindungi generasi penerus bangsa,” ucapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Khristianto Yudha, Wakil Ketua II DPRD Barito Selatan Rusinah, Pj Sekda Ita Minarni, jajaran Forkopimda, Tim Percepatan Pembangunan, H Baharuddin Lisa, H Hasanuddin Agani, serta seluruh kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Selatan. (Herman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *