Melalui Program Saya Suka Membaca, Yayasan Bina Harati Pama Tingkatkan Literasi Siswa di 13 SD Binaan di Kabupaten Kapuas dan Barito Utara
NEWSBIN86.COM Kapuas – Dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar di wilayah binaan, Yayasan Bina Harati Pama bekerjasama dengan Yayasan Tunas Aksara melaksanakan rangkaian akhir program Saya Suka Membaca melalui kegiatan mentoring guru dan endline test bagi siswa kelas 3, 4, dan 5. Kegiatan ini berlangsung pada 22–27 April 2026 di 13 sekolah dasar binaan yang berada di Kabupaten Kapuas dan Barito Utara. Newsbin,pada Sabtu,2 mei 2026
Program ini melibatkan guru serta siswa dari SDN 1 Buhut Jaya, SDN 2 Buhut Jaya, SDN 1 Barunang, SDN 2 Barunang, SDS Sakakarangan, SDS Pendarawah, SDN 1 Batapah, SDN 1 Paring Lahung, SDN 2 Paring Lahung, SDN 1 Lemo I, SDN 3 Lemo I, SDN 1 Lemo II, dan SDN 2 Lemo II. Seluruh sekolah tersebut merupakan bagian dari area Ring 1 Mining Cluster Improvement Program (MCIP) yang diinisiasi oleh PT Pamapersada Nusantara dan PT Tuah Turangga Agung group.
Kegiatan mentoring yang dilaksanakan merupakan batch kedua bagi guru kelas 3, 4, dan 5 yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan pada September 2025. Melalui mentoring ini, guru didampingi untuk merefleksikan dan menguatkan praktik implementasi kurikulum Saya Suka Membaca di kelas. Di saat yang sama, endline test dilakukan untuk mengukur perubahan kemampuan literasi siswa setelah rangkaian intervensi program, yang sebelumnya diawali dengan baseline test.
Program Saya Suka Membaca dirancang sebagai intervensi literasi yang komprehensif dan berkelanjutan. Rangkaian kegiatannya meliputi baseline test, pelatihan guru, pengadaan buku bacaan sesuai jenjang kemampuan siswa, implementasi kurikulum di kelas, mentoring, hingga evaluasi akhir melalui endline test. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas guru sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa.
Kepala SDN 2 Paring Lahung, Kusnadi, menyampaikan bahwa program ini membawa perubahan positif bagi praktik pembelajaran di sekolah.
“Kami melihat peningkatan kemampuan guru dalam mengelola kelas serta variasi kegiatan membaca, seperti membaca nyaring, membaca bersama, dan membaca mandiri. Guru juga semakin memahami pentingnya menyediakan buku yang sesuai dengan kemampuan membaca siswa. Harapan kami, program ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari budaya sekolah, bukan sekadar program tambahan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Milka Dewina, guru dari SDN 1 Batapah. Menurutnya, kegiatan mentoring memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran literasi.
“Melalui mentoring, guru tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pendampingan praktis dalam merancang dan mengevaluasi pembelajaran. Ini membantu guru menemukan pendekatan yang lebih efektif dan kontekstual. Selain itu, mentoring juga menjadi ruang refleksi dan berbagi pengalaman antar guru,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan dan Sarana Prasarana YBHP, Fariz Wahyu Andika Putra, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan literasi siswa secara terukur.
“Kami berupaya memperkuat kapasitas guru melalui pelatihan dan mentoring yang berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, kami berharap kemampuan literasi siswa dapat meningkat, yang pada akhirnya tercermin dalam peningkatan rapor pendidikan sekolah, khususnya pada aspek literasi,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas dan Barito Utara dalam pelaksanaan program ini.
Melalui pelaksanaan mentoring dan endline test ini, Saya Suka Membaca diharapkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga menumbuhkan budaya literasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan setiap siswa memiliki akses dan kemampuan literasi yang memadai sebagai fondasi pembelajaran sepanjang hayat.
Untuk diketahui, Yayasan Bina Harati Pama merupakan lembaga yang berfokus pada pengembangan pendidikan di wilayah binaan dengan menghadirkan program-program yang berkelanjutan dan berdampak. Dalam menjalankan program-programnya, yayasan ini berada di bawah naungan sejumlah entitas, yaitu PT Pamapersada Nusantara, PT Asmin Bara Bronang, PT Telen Orbit Prima, PT Agung Bara Prima, PT Suprabari Mapanindo Mineral, PT Kalimantan Prima Persada, PT United Tractors, serta PT Energia Prima Nusantara.
(Herman)
