Tenaga Ahli Bupati Cek Kondisi Kelas dan Sanitasi MCK MTs. DDI di Teluk Tamiang
NEWSBIN86.COM Kotabaru – Tenaga Ahli Bupati Kotabaru, Bidang Pemerintahan, Hukum Dan Politik, Subhan, SH.I, pada Rabu (28/01) berkunjung sekaligus memberikan respons cepat terkait keluhan Ketua Yayasan Riyadhul Ulum, Borahim, SH. I, S.Pd.I, mengenai minimnya ruang kelas dan kondisi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang dinilai jauh dari standar kesehatan, di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI), Jalan H. Jabih RT 05, Desa Teluk Tamiang, Kecamatan Pulaulaut Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Newsbin, pada Jum’at 30/01/2026.
Di hadapan Tenaga Ahli Bupati Borahim menjelaskan bahwa MTs didirikan sejak tahun 1992 silam dengan swadaya masyarakat dapat mengakomodir anak-anak warga desa untuk melanjutkan ke jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sehingga dapat meminimalisir anak putus sekolah.
Beberapa tahun kemudian juga telah mendapat bantuan dari Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, namun kini jumlah siswa sudah mencapai ratusan, sementara masing-masing kelas terdiri dari 2 rombongan belajar (rombel) yakni kelas 7A dan 7B, Kelas 8A dan 8B, Kelas 9A dan 9B sehingga sudah tidak representatif lagi.
Untuk memenuhi kekurangan 2 Ruang Kelas Baru (RKB), pihak sekolah menempatkan sementara di musholla dan ruang perpustakaan yang kondisinya juga tidak layak, pasalnya terdapat kebocoran di tembok bagian bawah sehingga ketika hari hujan terjadi banjir dan tidak dapat ditempati.
“Kalau habis solat dhuha dan habis sholat duhur, bangku disusun kembali. Kalau di ruang perpustakaan bocor, jadi kalau hujan tidak bisa ditempati,” jelas Borahim di ruang kelas tak layak itu.
“Kita kekurangan 2 RKB termasuk MCK yang kurang memadai dan kurang memenuhi standar, karena dengan 100 siswa dan 12 guru itu tentu tidak cukup dengan 5 pintu MCK terlebih hanya 2 pintu yang berfungsi,” tambahnnya.
Di sela pertemuan pula, Borahim juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Kotabaru, M. Rusli, beberapa bulan sebelumnya telah memberikan bantuan seragam lengkap bagi seluruh anak didiknya.
“Mudah-mudahan dengan kunjungan Tenaga Ahli Bupati, pemerintah dapat menyalurkan bantuan berupa 2 RKB dan MCK sebagaimana telah memberikan bantuan sebelunya berupa perlengkapan siswa,” tutup mantan Kepala Teluk Tamiang itu seraya memohon.
Menanggapi hal itu, selain mencek langsung ke lokasi sekolah, Subhan, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kotabaru berkomitmen untuk memastikan sarana pendidikan di wilayahnya layak bagi siswa. Kekurangan ruang kelas dan sanitasi yang buruk bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut efektivitas belajar-mengajar.
Dalam keterangannya, Subhan, menyampaikan beberapa poin utama terkait hasil lihat langsung di lapangan yaitu akan melakukan kolaborasi dengan lintas sektkral, mengingat MTs. DDI berada di bawah naungan Yayasan Riyadhul Ulum, ia menekankan pentingnya sinergi antara dana hibah pemerintah, program pembangunan daerah, dan manajemen internal yayasan.
”Kami akan mengkaji instrumen bantuan yang paling tepat dan cepat untuk mengatasi kendala di MTs tersebut agar proses mencerdaskan anak bangsa tidak terhambat, semoga bantuan renovasi atau pengadaan ruang kelas baru (RKB), dapat segera dipetakan dalam anggaran, ” tutup Subhan. Rzq.
