Tanggapi Keluhan Masyarakat, DPRD Kotabaru Bahas Transportasi Udara, Laut, dan Gangguan Internet Bersama Dinas Terkait

0
Screenshot_2026-01-14-11-50-55-88_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7
Bagikan ke :

NEWSBIN86.COM Kotabaru – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menunjukkan kepeduliannya terhadap berbagai keluhan masyarakat dengan menggelar rapat kerja bersama mitra terkait, pada Senin (12/01), di Ruang Rapat Komisi II DPRD. Newsbin ,pada Selasa ,13/01/2026.

Rapat dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, membahas sejumlah isu strategis yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat, di antaranya tingginya harga tiket penerbangan, pelayanan transportasi laut, serta gangguan layanan internet di sejumlah wilayah.

Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, menegaskan bahwa rapat kerja ini merupakan bentuk respons cepat DPRD terhadap aspirasi dan keluhan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal pengaduan.

“Kami memanggil pihak-pihak terkait agar persoalan yang dikeluhkan masyarakat, baik transportasi udara, laut, maupun layanan internet, dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan solusi bersama,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru, Khairian Anshari, menjelaskan bahwa harga tiket pesawat menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi mobilitas masyarakat. Ia menyebutkan, jika harga tiket dapat ditekan di bawah Rp1 juta, maka sekitar 60 hingga 65 persen masyarakat akan mampu dan berminat menggunakan transportasi udara.

“Setidaknya 60 sampai 65 persen masyarakat bisa menikmati penerbangan jika harga tiket berada di bawah Rp1 juta. Oleh karena itu, kami berharap ada dukungan dari DPRD dan pihak maskapai untuk mengupayakan kebijakan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Manajer Lion Group, Muhammad Fitryan, menyampaikan bahwa pihak maskapai pada prinsipnya siap berkoordinasi dan mendukung upaya pemerintah daerah serta DPRD, sepanjang tetap memperhatikan aspek operasional dan regulasi yang berlaku.

“Kami terbuka untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik agar layanan penerbangan ke Kotabaru tetap berjalan optimal dan dapat diakses oleh masyarakat,” katanya. Rzq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *