POPDIKSI Gagas Gerakan Mengenal KH. Ahmad Sanusi di Sekolah, Pahlawan Sukabumi, Dan Ulama Anggota BPUPKI
NEWSBIN86 Sukabumi – Menyongsong Hari Pahlawan 10 November, Persatuan Orang Tua Peserta Didik Seluruh Sukabumi (POPDIKSI) menggagas gerakan pengenalan Pahlawan Nasional Asal Sukabumi, KH. Ahmad Sanusi, sebagai bagian dari Pendidikan Karakter di Sekolah. Newsbin, pada Jum’at, 10/10/2025.
Program ini diawali dengan memasang Fhoto KH. Ahmad Sanusi yang dibingkai, dan dipajang di ruang – ruang Sekolah di berbagai Wilayah Sukabumi. Langkah Sederhana itu diharapkan menjadi Sarana agar Para Siswa terbiasa mengenal Sosok Ulama Besar dari Daerahnya sendiri yang memiliki Peran Penting Dalam Sejarah Perjuangan Bangsa.
Ujang Suherman, S. Pd, Ketua POPDIKSI mengatakan bahwa Gerakan ini merupakan Bentuk Penghormatan terhadap Pahlawan Lokal sekaligus upaya menanamkan Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda.
“Bung Karno pernah berkata, ‘Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai Jasa Para Pahlawannya’ Dari semangat itu, kami ingin Anak – Anak Sukabumi mengenal KH. Ahmad Sanusi, bukan hanya sebagai Ulama, tapi juga sebagai Tokoh Nasional yang turut duduk dalam BPUPKI,” Ucap Ujang di Sekretariat POPDIKSI, Sukaraja, Jum’at, (10/10).
Ujang juga menegaskan, Kegiatan ini tidak memiliki Nilai Komersial sama sekali. POPDIKSI hanya memfasilitasi Pencetakan, dan Pembingkaian Fhoto, sementara biayanya bersifat Partisipatif, dan Sukarela dari Pihak Sekolah atau Individu.
“Biaya hanya untuk mengganti Biaya Produksi Cetak, dan Bingkai. Tidak ada Unsur Bisnis. Ini adalah bagian dari Gerakan Moral yang bisa diikuti Guru, Kepala Sekolah, atau bahkan Siswa/Siswinya,” Katanya.
Program ini mendapat sambutan Positif dari Kalangan Pendidik di wilayah Sukabumi Selatan. Salah satu Guru di Kecamatan Pelabuhanratu, R.S., menilai langkah POPDIKSI itu bisa menjadi cara Efektif menanamkan Rasa Cinta Tanah Air.
“Kami senang ada Inisiatif seperti ini. Selama ini Anak – Anak lebih mengenal Pahlawan dari buku Pelajaran Nasional, padahal dari Sukabumi juga ada KH. Ahmad Sanusi yang Perjuangannya sangat luar biasa,” Ujar R.S.
Sementara itu, N.A., seorang Guru di Wilayah Sukabumi Timur menilai, kehadiran Fhoto Pahlawan Lokal di Sekolah dapat membangun suasana belajar yang Inspiratif.
“Setiap hari Siswa/Siswi melihat wajah Tokoh Besar dari daerahnya sendiri. Itu akan memantik Rasa Bangga, dan menumbuhkan Karakter yang kuat,” Jelas N.A.
Dukungan juga datang dari Para Orang Tua Siswa/Siswi. Ibu D. M., Orang Tua Murid di Wilayah Sukabumi Selatan, menyebut Program ini bisa menjadi Awal Kebangkitan Nilai – Nilai Lokal di Dunia Pendidikan.
“Anak – Anak jadi tahu bahwa Pejuang itu bukan hanya dari Jakarta atau Jawa Tengah, tapi juga dari tanah kelahiran mereka sendiri pun ada. Ini bagus sekali,” Katanya.
Senada dengan itu, Bapak A. H. dari Wilayah Sukabumi Timur, yang mengapresiasi Gagasan POPDIKSI karena dinilai Membangun Kesadaran Sejarah Sejak Dini.
“Kalau Sekolah memajang Fhoto KH. Ahmad Sanusi, Anak – Anak akan bertanya, dan Guru bisa bercerita. Dari situlah Nilai Perjuangan ditanamkan,” Ujarnya.
POPDIKSI berencana melanjutkan Gerakan ini ke tahap berikutnya melalui literasi Sejarah Lokal, dan Kegiatan Tematik di Sekolah, seperti Lomba Menulis, dan Membaca Kisah Pahlawan Sukabumi.
KH. Ahmad Sanusi sendiri dikenal sebagai Ulama Kharismatik, dan Pejuang Kemerdekaan asal Sukabumi. Ia mendirikan Organisasi Al-Ittihad al-Islami (AII), dan dikenal sebagai salah satu Anggota BPUPKI, Lembaga yang menjadi Cikal Bakal Terbentuknya Dasar Negara Indonesia.
“Anak – Anak kita perlu tahu, Perjuangan, dan Keteladanan bisa dimulai dari Tokoh di tanah kelahirannya sendiri,” Tutup Ujang.
Red Newsbin.
