Dalam Hal Tentang Isu Miring Gedung MUI, Dian Afriansyah, Ketua Umum LPIs Angkat Bicara
NEWSBIN86.COM Sukabumi – Disela sela kesibukannya, Dian Afriansyah, Ketua Umum Lembaga Pemantau Investigasi Sukabumi (LPIs) Akte Notaris No.02, Heri Sarmanto saat di jumpai Senin (6/4), dimintai tanggapan seputar Berita Miring Tentang Pembangunan Gedung MUI, Kabupaten Sukabumi bernilai Rp. 2.848.800.000., yang dianggarkan melalui Dana Hibah TA 2025. Newsbin, pada Selasa, 7 April 2026.
“Menurut Dian kita harus Husnudon atau Berbaik Sangka, jangan sampai menimbulkan Fitnah ke Para Alim Ulama, apalagi ini membawa Nama Lembaga MUI, bukan saya membela Ulama, kita harus jelas Pahami dulu, apakah Proyek Pembangunan tersebut dikerjakan oleh MUI itu sendiri atau tidak,” Ungkapnya.
“Sepanjang Pengetahuan saya Lokus Pembangunan Proyek ini ada di Dinas Perkim, kemudian Dinas Perkim selaku Dinas SKP yang mempunyai Fungsi karna ada dana disitu, berarti Dinas Perkim membangunkan dengan mekanisme Peraturan Pengadaan Barang, dan Jasa, melalui Ketua Pemilihan atau Pokja Pemilihan, Pak Endang Ika. Kemudian dilelang dari situ akan ada Kualifikasi Kelayakan Penyedia, Legalitas SBU sudah ada, apa belum Pajaknya dibayar atau tidak,” Tambahnya.
Masih menurut Dian, “Kejadian yang mangkarak tersebut apakah Kontrak ini dengan Anggaran tersebut, sampai selesai semuanya atau Pendekatannya baru seperti itu (sesuai dengan kondisi saat ini), kalau misalnya baru seperti itu, akan ada Periode Penyelesaian, Penuntasan Pekerjaan untuk Dana Hibah, selanjutnya ataupun ada Penestrasi Dairek secara langsung untuk menyelesaikan Pembangunan Gedung itu. MUI hanya sebagai Penerima Manfaat,” Jelasnya.
“Sementara itu H.Ujang Hamdun, Sekum MUI meminta kepada Rekan – Rekan Media untuk segera Mengklarifikasi kepada Pihak – Pihak Pembangunan Gedung MUI tersebut, seperti CV atau PT Pemenang Tendernya, Pihak ULP serta Para Pihak Panitia Pembangunan Gedung. Karna sesuai dengan Mekanisme, dan kami hanya Penerima Manfaat, sehingga Berita – Berita tentang Pekerjaan Pembangunan Gedung tersebut di ambil oleh Pihak  MUI, itu adalah iinformasi tidak benar sama sekali,” Pungkasnya.
Teamred.
