​Bersama Anggota DPRD, Dinas Pertanian Kotabaru Salurkan 4 Traktor bagi 3 Poktan

0
Screenshot_2026-01-14-11-53-26-20_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7
Bagikan ke :

​Newsbin86.com kOTABARU – Upaya peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Kotabaru, Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru, bersinergi dengan Anggota DPRD, H. Rosidah, pada (12/01) Senin menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di Balai Benih Unggul (BBU), di Desa Sigam, Kecamatan Pulaulaut Sigam.

Sekretaris Dinas Pertanian, Kadriannur, SP, menjelaskan sedikitnya 4 unit traktor diberikan kepada 3 Kelompok Tani (Poktan), masing-masing diterima ketua masing-masing yakni : Ketua Poktan Harapan Jaya, Desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Ahmad Arbani mendapatkan 1 unit traktor bajak untuk optimalisasi lahan sawah (1), Ketua Poktan Sejahtera bersama, Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulaulaut Utara, Ayub Abdilah, mendapatkan 2 traktor kecil jenis Cultivator untuk mendukung perluasan area tanam jagung (2), dan Poktan Sejahtera Abadi Bersama, Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulaulaut Utara, Darmojo mendapatkan 1 buah traktor bajak mendukung perluasan area tanam sayur beserta 10 tangki semprot.

Penyerahan bantuan itu, lanjut Sekretaris, merupakan program Kementrian Pertanian Republik Indonesia untuk malakukan tambal tanam, khususnya padi sawah dan sayuran (hortikultura). Dengan adanya bantuan peralatan diharapkan yang sebelumnya tanamnya hanya sekitar 5 hektar menjadi lebih lusa lagi.

“Mudahan mereka lebih semangat, bertambah terutama Peningkatan Indeks Pertanaman (IP)nya. Yang sebelumnya sekali tanam bisa menjadi 2 kali tanam”, ucap Kardiannur usai p nyerahan.

Khusus di Desa Sebelimbingan diharapkan bisa meningkatkan hasil produksi jagung, oleh karena pada tahun 2026 jagung juga harus diserap oleh Bulog.

Pada Kesempatan yang sama, H. Rosidah mengatakan, ​penyaluran bantuan ini bertujuan untuk mempercepat proses pengolahan lahan serta memodernisasi sistem pertanian lokal agar lebih efisien dan memiliki daya saing tinggi.

Langkah ini merupakan bagian dari program aspirasi yang dikawal oleh DPRD untuk memastikan kebutuhan petani di akar rumput terpenuhi.

​”Kami berharap bantuan traktor ini tidak hanya menjadi pajangan, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara kolektif untuk meningkatkan hasil panen. Modernisasi alat adalah kunci agar petani kita bisa bekerja lebih cepat dan hemat biaya,” ujar Anggota DPRD yang merupakan politisiPartai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

​Pihak Dinas Pertanian Kotabaru menegaskan bahwa bantuan ini akan terus dipantau penggunaannya. Selain pemberian unit, dinas juga memberikan pengarahan terkait pemeliharaan mesin agar masa pakai alat bisa bertahan lama.

Sementara, ​Ketua salah satu kelompok tani penerima manfaat, Ahmad Arbani, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, selama ini pengolahan lahan secara manual memakan waktu yang cukup lama dan biaya buruh yang tinggi.

​”Dengan adanya traktor ini, mudah-mudahan kami bisa memangkas waktu pengolahan tanah hingga 50%. Ini sangat membantu semangat anggota kelompok untuk segera memulai musim tanam baru,” ungkapnya.

​Dengan sinergi antara eksekutif dan legislatif ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap target swasembada pangan di wilayah tersebut dapat tercapai lebih cepat di tahun-tahun mendatang. Rzq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *