Bekerjasama Dengan Dinas Kominfo, Kakan Kemenag Kotabaru Isi Ceramah Agama Melalui Radio Gema Saijaan

0
Screenshot_2025-11-25-18-28-48-23_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7
Bagikan ke :

NEWSBIN86.COM Kotabaru – Program ceramah keagamaan hasil kerja sama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotabaru dengan Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) melalui Radio Gema Saijaan kembali mengudara pada Senin (24/11/2025). Pada pertemuan dipandu oleh penyiar senior H. Kisra Syarwansyah, kali ini hadir sebagai penceramah Kepala Kantor Kemenag Kotabaru sekaligus Ketua PC Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kotabaru, Dr. H. Ahmad Kamal, S.HI., M.Ag. Newsbin, pada Selasa, 25/11/2025.

Siaran yang disampaikan melalui frekuensi 102 FM dan kanal YouTube LPPL Radio Gema Saijaan tersebut mengusung tema “Mengaji Rukun” dengan judul ceramah “Arti Moderasi dalam Hidup Sehari-hari.” Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Rahmad Al-Hafid, S.Pd.I, yang membacakan Surah Al-Mumtahanah ayat 8–9.

Dalam keterangannya, Dr. Ahmad Kamal menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Bupati dan Wakil Bupati, Diskominfo, serta seluruh pihak yang terus mendukung siaran keagamaan di Radio Gema Saijaan.

Dalam isi ceramahnya, H. Ahmad Kamal selaku Ketua PC Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kotabaru menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan program prioritas Kementerian Agama yang menekankan sikap adil, seimbang, serta menjauhi ekstremisme dalam beragama.

Ia menguraikan bahwa moderasi berarti bersikap tengah, tidak berlebihan dan tidak kekuranga baik dalam keyakinan, moral, maupun perilaku.

Ia juga mengutip ayat Al-Qur’an yang menyebut umat Islam sebagai “umat pertengahan, ‘serta hadis Nabi yang menegaskan bahwa “sebaik-baik urusan adalah yang pertengahan’.

“Moderasi itu menjaga keseimbangan dan memahami agama secara utuh. Dengan moderasi, kita dapat menjaga kerukunan dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Kepala Kemenag mengajak masyarakat untuk terus mendukung program dakwah dan pembinaan Al-Qur’an, sekaligus memanfaatkan media radio dan platform digital sebagai sarana kebaikan.

“Semoga siaran keagamaan ini memberi manfaat dan semakin mempererat persaudaraan di Kotabaru,” tutupnya. Rzq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *