Dalam Rangka Kabupaten Sukabumi Berakhlak, Mari Kita Bersama Ciptakan Kabupaten Sukabumi Lingkungan Aman

0
Screenshot_2025-11-19-20-12-01-49_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7
Bagikan ke :

NEWSBIN86.COM Sukabumi – Dalam Rangka Kabupaten Sukabumi Berakhlak, Mari Kita Bersama Ciptakan Kabupaten Sukabumi Lingkungan Aman yang terhindar dari Tindakan Menyakiti, Menggunakan Kekuasaan untuk Mengintimidasi atau Mendominasi, dan seringkali dilakukan secara berulang atau disebut dengan Bullying di areal Sekolah. Newsbin, pada Rabu. 19/11/2025.

Karena pada Umumnya Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat menanamkan, “Setiap Anak berhak bahagia, belajar, dan bermain. Dunia yang ramah anak adalah Dunia yang lebih baik untuk semua”.

Mari kita tanamkan Pendidikan yang seharusnya di dapatkan oleh Anak – Anak setara dengan usia dari Anak tersebut yang memang akan berdampak kepada keseharian Anak itu sendiri.

Karena Tindakan Menyakiti bisa berakibat atau semua bentuk bullying melibatkan upaya untuk menyakiti, mengintimidasi, atau mempermalukan orang lain secara fisik, verbal, atau emosional. Penggunaan Kekuasaan atau merasa dirinya lebih kuat akan mengakibatkan Bullying. Bullying terjadi karena adanya ketidakseimbangan kekuatan, dimana Pelaku merasa lebih kuat daripada Korban, dan menyalahgunakan kekuatan tersebut.

Biasanya Perilaku tersebut dilakukan berulang, tindakan Bullying biasanya bukan kejadian tunggal, melainkan Perilaku yang disengaja, dan dilakukan secara berulang – ulang. Dampak Negatif dari Bullying adalah, Bullying dapat menimbulkan dampak Negatif pada Korban, seperti merasa Tertekan, Trauma, dan Tidak Berdaya.

Solusi untuk Bullying adalah, Penanganan yang Komprehensif yang melibatkan Perlindungan terhadap Korban, Pembinaan terhadap Pelaku, dan Pencegahan di lingkungan. Korban perlu didukung secara Emosional, dan Fisik, sementara Pelaku perlu diarahkan melalui Konseling untuk memahami Kesalahan mereka.

Pencegahan dilakukan melalui Edukasi, Pembentukan Budaya Inklusif, dan mengajarkan Keterampilan Sosial serta cara menghadapi bagaimana mengendalikan Bullying.

Dalam Bentuk Pencegahan:

Untuk pencegahan di lingkungan Sekolah atau Tempat Kerja adalah, Edukasi, dan Sosialisasi, seperti memberikan Edukasi kepada seluruh Komunitas, terhadap Siswa, Guru, Orang Tua, tentang apa itu Bullying, dan bagaimana dampaknya.

Membangun Budaya Inklusif atau menciptakan lingkungan yang saling menghargai Perbedaan, Menumbuhkan Toleransi, dan rasa empati serta memastikan setiap Individu merasa aman, dan dihormati.

Dalam Bentuk Dukungan, bisa juga di adakan Program peer support (dukungan sebaya) di mana Siswa dapat saling mendukung, dan Melaporkan Kejadian Bullying kepada Guru.

Terapkan Aturan Yang Tegas Terhadap Prilaku Bullying atau buat, dan terapkan aturan yang jelas tentang Bullying beserta Sanksi yang Tegas bagi Pelakunya. Memberikan dukungan terhadap siapapun yang telah memberikan informasi adanya Prilaku Bullying atau bisa juga di adakan Kampanye Anti Bullying, dan sediakan ruang bagi Siswa untuk berbagi Pengalaman serta Mendiskusikan masalah mereka.

Red Newsbin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *