Karang Taruna Aceh Timur : Protes Pernyataan Walikota Langsa, Bupati Aceh Timur Seperti “Depkolector”

NEWSBIN.COM Aceh Timur – Jajaran Pengurus Kabupaten Karang Taruna Aceh Timur mengecam keras Pernyataan Walikota Langsa. Pernyataan demikian sangat tidak etis, dan tidak ber-Etika dari seorang Pimpinan Tinggi di daerahnya, yang juga bernuansa Provokatif. Newsbin, pada Kamis, 28/08/2025.
Padahal terkait Perkara Aset Aceh Timur di Langsa itu merupakan bagian yang tidak boleh dianggap sepele.
Wajar saja kalau Bupati Aceh Timur hari ini mempertegas, jika tidak bayar Kompensasi Aset akan ditarik kembali.
Mengingat selama ini memang Kota Langsa sendiri menggunakan Aset Aceh Timur yang ditinggal 10 tahun lalu. Mendingan dengan bahasa Tarik Aset. Coba kalau bahasanya bayar sewa pakai selama 10 tahun. Seharusnya Walikota Langsa Jefri Santana sadar bahwa Aset tersebut milik siapa sebenarnya, Jangan asal bunyi. Terang Ery Elpenarn Selaku Ketua Bidang SDM Karang Taruna Aceh Timur.
Oleh karena demikian, atas nama Pengurus Kabupaten Karang Taruna Aceh Timur, dan Jajaran Pengurus Karang Taruna di 24 Kecamatan, dan 513 Desa meminta dengan tegas 3 x 24 Jam Walikota Langsa Sdr. Jefri segera minta maaf, dan Soan Ke Pendopo Aceh Timur, “Silahkan diskusi dengan akal sehat, dan bijaksana terkait Aset Aceh Timur di Kota Langsa. Karena kami yakin kedua orang ini merupakan Kader – Kader bermarwah, dan bijaksana,” Tegas Ery Elpenarn yang juga Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Aceh Timur.
Ridwan Hasan Ketua Karang Taruna Aceh Timur berharap, “Walkot Langsa, Jeffry jangan memantik Konfrontasi, dan memancing kegaduhan antar sesama atau dengan Saudara Tua Aceh Timur, jika permasalahan ini tidak diselesaikan secara bijak antar Pimpinan Daerah dan/atau dimediasi oleh Pihak Provinsi secara bijak, dan bermartabat, maka kami atas nama warga Karang Taruna Aceh Timur siap bangkit demi mempertahankan Aset Daerah,” Tegas tutpnya.
Teamred.